
Sebuah permulaan sudah pasti akan diikuti dengan perpisahan, terlepas apakah Anda ingin atau tidak ingin hal itu terjadi. Sesuatu yang begitu besar, kuat, luar biasa, dan populer di masa lalu bisa berakhir jadi sesuatu yang lemah, kecil, tak menarik, dan semakin dilupakan seiring dengan waktu berjalan, apalagi jika ia diperlakukan dengan salah. Hal yang sama juga terjadi di industri game. Kita sebagai gamer menyaksikan banyak franchise raksasa yang sempat menguasai bisnis ini di masa lalu berakhir dilupakan dan tak lagi hidup, terkadang untuk alasan yang tak pernah jelas. Namun siapa yang menyangka bahwa nasib seperti ini hampir terjadi dengan salah satu franchise JRPG terbesar – Final Fantasy. Setidaknya hal inilah yang diakui oleh Square Enix sendiri lewat mulut Hajime Tabata.
Dalam wawancara terbarunya dengan GameInformer, Tabata mengaku sempat pesimis akan kelangsungan Final Fantasy sebagai sebuah franchise. Ia melihatnya sebagai sebuah judul game yang sudah mencapai titik puncak kesuksesannya dan kini sekarat. Salah satu indikator yang jelas adalah image brand Final Fantasy itu sendiri yang tak jelas. Mereka juga tak melihat ada peningkatan jumlah fans sama sekali sebelum Final Fantasy XV di mulai. Ini tentu saja sebuah kondisi yang sangat serius dan berbahaya untuk Square Enix itu sendiri.

Oleh karena itu, ia berharap bisa membuat gamer kembali mengenal seri Final Fantasy yang sesungguhnya lewat Final Fantasy XV yang rencananya akan dirilis 30 September 2016 mendatang untuk Playstation 4 dan Xbox One ini.
Bagaimana dengan Anda sendiri? Dari semua seri Final Fantasy yang sempat dirilis di pasaran, seri mana yang jadi favorit Anda?
Sumber : Jagatplay.com

0 comments: